Thursday, 26 March 2015

Tipe Wifi Berdasarkan Standarisasi International 802.11



Sahabat AnXcut3, kali ini saya akan berbagi artikel tentang Tipe WIFI berdasarkan standarisasi international 802.11. Mungkin sudah banyak yang mengetahuinya tapi ada lebih banyak lagi yang belum mengetahuinya. Jadi saya disini ada untuk berbagi ilmu yang saya dapat ini. Berikut ini adalah spesifikasinya:

Spesifikasi : 802.11a
Tahun Release : 1999
Kecepatan Maksimum : 54 Mbps
Kecepatan Aktual : 23 Mbps
Frekuensi Band : 5 GHz
Kompatibiltas : 802.11a

Spesifikasi : 802.11b
Tahun Release : 1999
Kecepatan Maksimum : 11 Mbps
Kecepatan Aktual : 4 Mbps
Frekuensi Band : 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b

Spesifikasi : 802.11g
Tahun Release : 2003
Kecepatan Maksimum : 54 Mbps
Kecepatan Aktual : 19 Mbps
Frekuensi Band : 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b, 802.11g

Spesifikasi : 802.11n
Tahun Release : 2009
Kecepatan Maksimum : 248 Mbps
Kecepatan Aktual : 74 Mbps
Frekuensi Band : 5 GHz & 2,4 GHz
Kompatibiltas : 802.11b, 802.11g, 802.11n

Spesifikasi : 802.11ac
Tahun Release : 20
14
Kecepatan Maksimum :
3.2 Gbps
Kecepatan Aktual :
1.3 Gbps
Frekuensi Band : 5 GHz
Kompatibiltas : 802.11b, 802.11g, 802.11n
, 802.11ac

Berikut tabel Tipe Wifi Berdasarkan Standarisasi International 802.11:

Tipe Wifi Berdasarkan Standarisasi International 802.11

Saturday, 21 March 2015

penyakit akibat gadget


Sahabat AnXcut3, Pada zaman sekarang ini, gadget tampaknya sudah menjadi kebutuhan yang utama bagi siapapun. Tidak sedikit orang yang merasa sangat bergantung terhadap gadget dan sama sekali tidak bisa lepas dari barang yang satu ini. Namun, tahukah Anda kerajingan atau terlalu mengandalkan gadget ternyata juga menimbulkan berbagai dampak negatif dibalik berbagai dampak posistif dari kelebihan dan kecanggihannya.

Jika Anda salah satu penggila gadget dan sangat bergantung serta tidak dapat lepas dari gadget, maka waspadai beberapa penyakit di bawah ini.


penyakit akibat gadget
Insomnia
Tidak sedikit orang yang terbiasa membuka gadget sebelum tidur pada malam hari. tahukah Anda bahwa kebiasaan menggunakan gadget pada malam hari sebelum tidur secara tidak langsung dapat menganggu siklus tidur Anda. Cahaya terang yang terpancar dari gadget Anda dapat menekan pelepasan melantonin (hormon yang berfungsi untuk membantu proses tidur) yang diproduksi oleh tubuh kita saat keadaan gelap atau tanpa cahaya. Cahaya tersebut tanpa anda sadari akan menjaga pikiran Anda untuk memasuki “default mode network”, yaitu kondisi setengah sadar.
Insomnia sendiri dapat membahayakan dan menyebabkan kematian, terutama bagi penderita insomnia kronis. Selain itu penderita insomnia beresiko tinggi akan terkena penyakit jantung, hipertensi dan juga diabetes. Sementara itu insomnia akibat penggunaan gadget dapat dicegah dengan menghentikan penggunaan gadget satu sampai dua jam sebelum tidur. hal tersebut dilakukan guna mengurangi efek pancaran cahaya yang menghambat produksi melantonin.


penyakit akibat gadgetDepresi Facebook
Penggunaan facebook yang terlalu sering atau terlalu terobsesi dengan facebook dapat mengorbankan kesehatan. Sebuah kelompok dokter di AS pernah memperingatkan para remaja akan bahaya kesehatan yang ditimbulkan akibat kerajingan menggunakan facebook. Menurut American Academy of Pediatri anak-anak yang diabaikan di situs jejaring sosial akan lebih tertekan daripada diabaikan dalam kehidupan nyata. Resiko kesehatan lainnya yang mungkin timbul adalah kesehatan mental anak yang menjadi korban cyber-bullying. Selain itu penggunaan beberapa website dalam jangka panjang juga ternyata dapat mempengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri seseorang.



Nomophobia 
Nomophobia adalah merupakan singkatan dari “no-mobile-phnoe-phobia”, yakni perasaan cemas berlebih apabila dipisahkan dari gadget atau smartphonenya. Menurut salah satu penelitian terbaru mengatakan bahwa sekitar 66 persen orang menderita phobia jenis ini. Si penderita ini biasanya memiliki perasaan mulai dari cemas, berkeringat, mual hingga gemetar ketika dipisahkan dari gadgetnya.





penyakit akibat gadget
Scrotal Hyperthermia
Bila Anda gemar menggunakan laptop sambil memangkunya pada paha Anda, maka waspdalah. Penggunaan laptop dapat meningkatkan suhu disekitarnya menjadi 6 derajat lebih tinggi dan bagi para pria, kondisi seperti ini akan menyebabkan testis menjadi lebih hangat. Penggunaan laptop rutin dengan kondisi seperti ini lama kelamaan akan membuat produksi sperma akan terhenti.



penyakit akibat gadget
Texting Thumb (Tendinitis)
Penggunaan jari atau tangan pada gadget dalam waktu yang lama atau jangka panjang, secara bertahap dapat melukai otot-otot, tendon, dan saraf. Cedera di bagian jempol biasanya disebut dengan Blackberry Thumb, sementara itu dan cedera pada tangan disebut iPad Hand. Sementara itu jenis cedera yang paling parah memiliki gejala seperti nyeri, mati rasa, dan kerusakan otot di tangan serta jari dan memerlukan pembedahan untuk pengobatan.






penyakit akibat gadget
Tinnitus
Penyakit ini mengancam bagi mereka yang sering terlalu lama menggunakan telepon. Penyakit ini akan membuat telinga si penderita terasa berdengung dan terkadang membuat si penderita mendengar suara-suara tertentu.






  

 
Penggunaan gadget secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif, untuk itu bijaklah dalam menggunakan gadget Anda guna menghindari berbagai resiko kesehatan yang akan terjadi.

Sunday, 15 March 2015

Fenomena Blood Moon




Sahabat AnXcut3, Meski sekilas namanya agak seram, fenomena blood moon merupakan fenomena alam yang kerap terjadi. Fenomena ini dinamakan blood moon karena warna Bulan menjadi kemerah-merahan seperti warna darah. Nah, sebelum kita membahas tentang blood moon , kita bahas dulu tentang gerhana Bulan total, ya.

Tentu kita sudah tahu kan, kalau gerhana Bulan total terjadi ketika posisi Matahari, Bumi dan Bulan terletak pada satu garis sejajar. Dengan demikian, pantulan sinar matahari yang semula membuat Bulan bersinar dan berwarna putih kekuningan, terhalang oleh bayangan Bumi.Nah, ketika peristiwa ini terjadi, penampakan Bulan kerap menjadi berwarna oranye kemerahan hingga berwarna merah darah.

Sebenarnya, warna merah pada Bulan terjadi bukan karena permukaan Bulan berubah warna jadi merah. Warna merah terjadi karena Bulan tertutup oleh bayangan Bumi, tetapi cahaya matahari mengalami pembiasan. Hal inilah yang menimbulkan warna Bulan jadi terkesan kemerahan. Warna merah juga disebabkan oleh pantulan atmosfer Bumi yang terdiri dari lapisan udara berdebu. 

Kepekatan warna merah pada Bulan juga tergantung pada ketebalan lapisan debu pada atmosfer Bumi. Semakin tebal lapisan debu yang ada pada atmosfer Bumi, maka warna Bulan akan semakin merah. Oh ya, gerhana Bulan blood moon juga bisa terjadi ketika ada gunung yang meletus dahsyat. Sebab, letusan gunung berapi membawa partikel debu yang membumbung tinggi di udara dan masuk ke atmosfer Bumi. Karena lapisan debu akibat gunung meletus sangat tebal, maka mengakibatkan fenomena blood moon.

Ada sedikit info untuk Gerhana Bulan Total pada tanggal 4 April 2015 di indonesia :
Indonesia Timur (19.15 – 22.45 WIT) :

- 19.15   : Kontak Awal Gerhana Bulan Sebagian
- 20.54   : Total Awal Gerhana Bulan
- 21.00   : Total Puncak Gerhana Bulan (max)
- 21.06   : Total Akhir Gerhana Bulan  
- 22.45   : Kontak Akhir Gerhana Bulan Sebagian


Indonesia Tengah (18.15 – 21.45 WITA) :

- 18.15   : Kontak Awal Gerhana Bulan Sebagian   
- 19.54   : Total Awal Gerhana Bulan
- 20.00   : Total Puncak Gerhana Bulan (max)
- 20.06   : Total Akhir Gerhana Bulan  
- 21.45   : Kontak Akhir Gerhana Bulan Sebagian


Indonesia Barat (17.15 – 20.45 WIB)

- 17.15* : Kontak Awal Gerhana Bulan Sebagian
- 18.54   : Total Awal Gerhana Bulan
- 19.00   : Total Puncak Gerhana Bulan (max)  
- 19.06   : Total Akhir Gerhana Bulan
- 20.45   : Kontak Akhir Gerhana Bulan Sebagian


Keterangan:
*Bulan belum terbit untuk wilayah Indonesia Barat saat kontak awal gerhana bulan sebagian, dan akan terbit sekitar pukul 18.00 WIB diarah timur langit.